Monday, December 24, 2012

Curahan Kasih Sayang

Kamu adalah untaian intan permata. Kamu adalah tetesan embun pagi yang jatuh membasahi kegersangan hati. Kamu yang mengulurkan tangan ketika aku terjatuh, sekalipun aku terjatuh pada lubang yang sangat dalam. Kamu yang mendengarkanku ketika aku bercerita tentang ini itu walaupun sebenarnya kamu tak tahu maksudku, tapi kamu paham betul apa yang harus kamu dengarkan, katakan dan lakukan. 

Bersamamu aku menjadi tegar untuk menghadapi berbagai rintangan yang menghadang. Aku dan kamu tak pernah ada kebohongan seperti di tempat lain. Semua berjalan jujur, tanpa pura-pura. Ini bukan basa-basi seperti kata politisi. Tawa dan canda terdengar lepas di semua bahagiaku. Tangis pun mengalir pilu di setiap dukaku. Hidup ku penuh warna. Hidup ku tak hampa. Karena kasih sayangmu.

Waktu yang tersisa seakan kurang untuk menampung. Menampung canda tawa dan tangisan kita. Terima kasih walaupun terima kasih saja tak cukup untuk mengganti tawa yang kau beri bertubi-tubi atau air mata yang menetes saat kita terjatuh... Terima kasih sahabatku.




@indikann - Memang benar kita tidak tahu apa yang kita miliki sampai itu hilang, tetapi kita tidak tahu apa yang belum pernah kita miliki sampai kita mendapatkannya.

No comments:

Post a Comment